PT Surya Permata Andalan Tbk (emiten saham kode NATO) resmi mengumumkan perubahan pengendali langsung perseroan setelah adanya transaksi besar yang terjadi di pasar negosiasi pada tanggal 12 Desember 2025. Disebutkan bahwa PT Mercury Strategic Indonesia telah menjadi pemegang saham pengendali baru, menggantikan PT Karunia Berkah Jayasejahtera sebagai pengendali sebelumnya.
Transaksi Saham dan Perubahan Pengendali
Transaksi ini melibatkan penjualan sebanyak 2,15 miliar lembar saham NATO oleh PT Karunia Berkah Jayasejahtera kepada PT Mercury Strategic Indonesia dengan nilai total mencapai sekitar Rp393,45 miliar, atau 26,871% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
Direktur Utama NATO, Gede Putu Adnawa, menjelaskan bahwa penjualan saham ini resmi mengubah struktur kepemilikan mayoritas sehingga PT Mercury Strategic Indonesia menjadi pengendali baru. Meskipun demikian, hingga saat ini belum terdapat perubahan signifikan pada operasional atau kebijakan usaha perseroan.
Kewajiban Tender Wajib Menanti
Sebagai konsekuensi dari perubahan pengendalian ini, PT Mercury Strategic Indonesia berkewajiban untuk mematuhi regulasi pasar modal, termasuk melaksanakan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) kepada pemegang saham publik yang ada.
Penawaran ini merupakan prosedur yang wajib dilakukan ketika ada pihak yang mengambil alih kendali mayoritas suatu emiten publik, sebagai bentuk perlindungan terhadap kepentingan investor minoritas.
Respons Pasar Saham
Berita perubahan pengendali ini memberikan respons yang positif di pasar modal. Pada perdagangan Senin siang (15/12), harga saham NATO melonjak tajam hingga 24,51%, menyentuh level Rp254 per lembar saham, batas kenaikan harian tertinggi. Hal ini mencerminkan optimisme investor terhadap perubahan struktur kepemilikan dan prospek jangka menengah emiten.
Tentang PT Surya Permata Andalan Tbk
PT Surya Permata Andalan Tbk adalah emiten yang bergerak di sektor perhotelan dan jasa akomodasi, dengan sejumlah unit properti di kawasan pariwisata Indonesia. Perusahaan ini berbasis di Jakarta dan memiliki eksposur operasional yang cukup kuat ke sektor hospitality.
Sebelum perubahan pengendalian, struktur pemegang saham utama mencatat bahwa PT Karunia Berkah Jayasejahtera memegang bagian signifikan sebagai pengendali utama perusahaan.
Potensi Dampak dan Prospek Ke Depan
Kehadiran PT Mercury Strategic Indonesia sebagai pengendali baru bisa membawa sejumlah perubahan strategis, terutama dalam aspek investasi jangka panjang dan pertumbuhan usaha di sektor perhotelan. Namun hingga saat ini, belum ada pengumuman mengenai perubahan strategi operasional atau ekspansi bisnis setelah pergantian pengendali.
Investor publik juga perlu mencermati proses tender wajib yang akan dilakukan serta dampaknya terhadap harga pasar saham NATO ke depan. Dynamika pasar modal ini penting bagi pemegang saham minoritas untuk mempertimbangkan keputusan investasinya.
Kesimpulan
Perubahan pengendali di PT Surya Permata Andalan Tbk menandai momen penting bagi emiten perhotelan ini di pasar modal Indonesia. Dengan PT Mercury Strategic Indonesia resmi menjadi pemegang saham pengendali baru melalui transaksi saham besar, sekaligus menimbulkan respons positif di perdagangan saham. Kepatuhan terhadap regulasi pasar modal dan penawaran tender wajib menjadi langkah lanjutan yang krusial di hadapan pemegang saham publik.
